Wednesday, July 7, 2010

DIBAWAH BENDERA REFORMASI nih,,,

Reformasi belum selesai,,,orde reformasi yang dimulai bulan mei 1998 mestinya membuat perubahan: dari ke-tidak-tertataan menuju tatanan dan manajemen yang baik sebagai sebuah bangsa. Segala praktik yang memberi peluang terjadinya Korupsi-Kolusi-Nepotisme harus ditinggalkan. Semangat reformasi itu mestinya kembali kita serukan,kita elus-elus dan disayang-sayang agar tidak melempem menjadi slogan semata.

Reformasi harus total di segala sendi kehidupan. Misalnya, kok dari dulu persepak bolaan kita bukanya makin maju tapi malah makin runyam banyak tawuran antar suporter, kok negara yang kaya luas lautanya tapi masih saja import garam tiap tahun, kok tabung gas banyak yang meledak, kok listrik byar pet ya, kok kereta api pada guling-guling keluar rel ya, kok pemerasan oleh PJTKI terhadap calon TKI masih merajalela ya, kok masih banyak sekolahan yang memilih besarnya sumbangan ketimbang nilai akademik dan prestasi calon siswa ya dan diluar itu masih banyak lagi kesemrawutan kehidupan negara ini yang butuh suntikan semangat reformasi.

Kalau sekarang masyarakat bingung oleh kesumpekan ekonomi,oleh beratnya beban hidup akibat harga2 naik,kalau perasaan masyarakat resah oleh sulitnya mencari pekerjaan,kalau pikiran mereka gundah karena mahalnya biaya pendidikan, sementara tanah dan rumah2 yang mereka tempati tersiar kabar akan digusur untuk pembangunan kantor dan gedung bertingkat. Kepada siapa mereka mengeluh? Kepangkuan siapa mereka menumpahkan air mata? Pintu rumah siapa yang akan mereka ketuk untuk meminta tolong?
Pak lurah? Pak bupati? Pak gubernur? Pak pendeta? Pak ulama? Atau pak polisi yang katanya "pengayom masyarakat"?.

Tuhan menuntun mulut kita agar mengucapkan:"aku keluhkan deritaku dan kesedihanku kepada Alloh". Tetapi bukankah Tuhan telah mewakilkan diri-NYA dan tugas2 itu kepada kita? Atau akankah kita perintahkan Tuhan agar mengurusi soal reformasi itu...?.

45 comments:

suryaden said...

bukankah sudah berakhir dan menuju reformasi yang sebaliknya... sukses selalu... semoga reformasi yang hanya reformasi ini berjalan mulus... dan tentunya hanya seperti ini.. wakakaka

TRIMATRA said...

@suryaden: iya nih, ternyata ga cuman kereta apai yang keluar REL tapi reformasi jugah..hikz**

munir ardi said...

aya yang bisa dinikmati saat ini masyarakat malah makin ketakutan, takut ama gas, takut ama petugas pajak dan ketakutan lainnya

TRIMATRA said...

@munir: mengapa mereka takut? itu yang harus diteliti....

arfi said...

mungkin reformasi hanyalah sekedar wacana yang tidak akan diaplikasikan atau.. ada hal hal lain yang menghambat.. we will wait and see..

Laksamana Embun said...

Semoga Reformasi yang sebenarnya bissa terealisasi di Nengeri kita ini.. Amin..

Cerita Hujan said...

Kunjungan pagi sob... ^_^

>> Curhat ni ye.... Hmm...Reformasi atau Repot Nasi ya??? hehehe

Arif Chasan said...

Atau akankah kita perintahkan Tuhan agar mengurusi soal reformasi itu...

bisa aja sih.... tapi, apa gak malu kita sama tuhan?

TRIMATRA said...

@arif:nah itu dia, apa ga malu kita sama tuhan? Hewan aja bisa ngurusin komunitasnya,masa kita yg diberi kelebihan pikiran ga bisa. Malu kan mestinya

Newsoul said...

Tugas manusia sebagai Khalifah Fil Ardh, ya diantaranya bahu membahu mengurus masalah di dunia fana ini Tri, ya gak Tri.

TRIMATRA said...

@newsoul: bener banget, tp hanya sedikit manusia yang sadar akan kehalifahanya mbak.

Arif Chasan said...

yoy,,,,,,,
hewan aja bisa...........
masa kita manusia gak bisa.......

tapi, jadi da uneg2 nich..
blogger bisa gak yah menjadi "penggerak" reformasi?

AISHALIFE-LINE said...

Dimana tuh bro yang mau di gusur tanah penduduknya?berita memprihatinkan..

darahbiroe said...

semoga kedepan semua problem itu bisa diatasi
salam
:D

antokcupu said...

reformasi untuk menjadi lebih baikitu yang dibutuhkan
bukan reformasi anarkis

catatan kecilku said...

Reformasi memang harus total di semua sendi kehidupan.. gak setengah2...

the others... said...

Semoga saja reformasi itu tak kebablasan...

siroel said...

iya nih, semua lini hrs diperbaiki

TRIMATRA said...

@arif: blogger harus bisa, kenapa enggak?
@aisha: ituh di tipi2 banyak berita gusar gusur mbak,
@darahbiroe: iya, reformasi damai yang kita harap
@reni: Dibawah bendera reformasi temanya mbakyuu
@siroel: semu lini tak terkecuali ya roel?

Arif Chasan said...

caranya?....
agar perubahannya kerasa signifikan...

Bang Iwan said...

harus reformasi total di semua lini...
karena kalau melihat keadaan sekarang, tampaknya malah tambah kacau.

TRIMATRA said...

@iwan: reformasi total namanya ya? Setujukah.

DenJaka said...

lha gimana,.. yg ngreformasi udah pada dpt kursi empuk kok, ya udah selesai. Coba aja perhatikan pentolan2 tukang demo, kalo udah dpt kursi, suarannya khan dah ga ada lagi. he he he
Gak usah ngeluh kang,.. kita sama susah, yg penting gimana kita bisa terus survive aja tanpa harus membohongi dan merugikan org lain. Otre,...

TRIMATRA said...

@denjoko: hiyah itu diah problem mendasar bagi perubahan. Tp jika kita diam, tak kan ada kemajuan loh mas.,,

ieyaz said...

ayoo kita mulai reformasi dari diri kita sendiri dan dari hal-hal kecil disekitar kita.. *geje* heheee..

yg pasti..perubahan itu perluu.. tapi harus perubahan yg lebih baik.. *sok2an* hahaa,, :P

TRIMATRA said...

@iyaz: hallah sok sokan dik dik..,dirimu ngrubah nasibmu aja lom bisa, wkwkwk

Berry Devanda said...

setidaknya sudah ada perubahan ke arah lebih baik..
kalau tidak ada zaman reformasi, mungkin budaya blog tidak akan berkembang se pesat ini...

TRIMATRA said...

@berrydevanda: tapi dibanding reformasi di negara lain, indonesia tertinggal jauh loh,,

Pak_Wow said...

berubah mulai dari yg terkecil, mulai diri sendiri, dan mulai saat ini...

pelangi anak said...

iya ya, kayaknya udah era reformasi tapi cerminan kehidupan masyarakatnya masih belum mengalami reformasi.
Saya juga setuju, aparat yang katanya pengayom masyarakat malah seringkali sebaliknya. Penggusuran dan penghancuran rumah para aparat juga ikut terlibat.

febriyanto said...

kyknya perlu reformasi KW 2..... :D
salam kenal,.

om rame said...

kaLo sudah duduk jadi Lupa diri, makLum aja namanya juga manusia?.
apakah yang demikian masih bisa dimakLumi?, yang memakLumi bukan masyarakatnya tetapi pada dirinya sendiri harus bisa Lebih baik Lagi daLam mengemban amanah, kaLo enggak bisa yah mengundurkan aja pak/buw. hehehe...

tfd said...

berarti kita harus bikin posting kolaborasi lageh niy....!!!! sekarang gerakan maya untuk perubahan? hajjjjjjaaaaarrrr....!!!!

TUKANG CoLoNG said...

kapan nih bikin kolaborasi lagi. menjelang 17 agustus kayaknya momennya keren tuh..:)

Anonymous said...

@tukang colong= hmm, makasi banget atas dukunganya. Btw, tentang posting kolaborasi ditunggu aja ya,pasti kita kabari kalo dah sampai waktunya

Arif Chasan said...

kunjungan balik aja,,, ^^

attayaya said...

ya....
reformasi belum usai
masih banyak hal yang harus diperbaiki
masih banyak hal yang harus ditambahkan

agar bisa berjalan dengan baik dan benar

ieyaz said...

apa..?? lom bisa ngrubah nasibku sendiri..?? heudeeehh...komenmu bener maz... bener-benet telak bangettttttt.... huhuuuu.... -__-

Wulan said...

mungkin yg harus dibenerin kesadarannya kali yah.. soalnya manusia ngga mungkin berbuat khilaf dibawah alam sadar (kecuali dia ngaku2 di hipnotis. hehe)
sukses teruss! ^_^

~Srex~ said...

Berkunjung mas....Selamat ber hari Minggu. maaf kemarin my compi error kena virus ganaz, kudu nunggu di opname 4 hari. sekarang udh sehat...

Patlu itu Fahmi said...

mantabh bener tulisannya,,,,

TRIMATRA said...

@wulan: begitu mungkin yah??
@srex: piss gan...
@fahmi: ku menuju rumahmu skr yaa

catatan kecilku said...

Iya deh... aku usahakan utk ikut. Tapi terus terang aja nih, temanya berat... hehehe

om rame said...

atau kah ini yang disebut dengan reformasi yang kebabLasan.

Fanda said...

Halo...duh lama juga ya aku gak maen kesini. Aku sendiri barusan aktif lagi sih ngeblog.

 

Followers